(Saya tulis ketika mengunjungi grup FB Keluarga Akademisi Persis Unpad. Sengaja grup tersebut saya tampangi gambar jalan di tengah hutan)
krik. krik.. krik... krik....
masih,
suara jangkrik yang mendominasi di antara rimbun dedaunan yang bergesekan satu sama lain
di sana gelap
karena ia jarang dijamah manusia
entah kenapa
padahal sebuah jalan sudah dibangun beberapa tahun lalu
untuk membelah hutan tersebut.
maksudnya,
agar ada yang mau membuat peradaban di seberang hutan sana.
tahukah?
di sana,
ada mentari yang jika terbit alangkah indahnya.
ada embun yang masih setia menggelayuti setiap serat tetumbuhan.
ada cekungan yang sedia menampung aliran embun itu jika terjatuh,
agar cinta bisa dibagi ke semesta,
menumbuhkan senarai elok berwarna warni,
penyegar mata
dan kalbu.
tapi hanya
krik.. krik... krik....
dan sesekali suara gagak
yang seram
كن عالما أو متعلما أو مستمعا أو محبا و لا تكن خامسا فتهلك :: من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله به طريقا إلى الجنة (رواه مسلم) :: العلم صيد و الكتابة قيده، قيد صيودك بالحبال الواثق
Showing posts with label jam'iyyah. Show all posts
Showing posts with label jam'iyyah. Show all posts
Monday, November 11, 2013
Where are we going???
kategori tulisan:
belajar nyastra,
curcol,
jam'iyyah,
Persis
Monday, October 14, 2013
Ada Bedah Buku "Pluralisme Agama, Telaah Kritis Cendekiawan Muslim" di Unpad
Paham ini mengangankan robohnya sekat-sekat antar agama dimana semua agama dapat berdamai dan berjalan bersama menuju keselamatan dan kebenaran yg diinginkan semua manusia. Paham ini juga mewartakan pandangan baru tentang kebenaran, bahwa semua agama adalah jalan yang sama-sama sah dan sama pula benarnya menuju Tuhan yg sama.
kategori tulisan:
'Aqidah Crisis,
Berita,
Budaya,
Islamisasi,
jam'iyyah,
Liberal,
Pluralisme,
Unpad
Friday, September 20, 2013
Dakwah Persis di Pelosok Sumatera (Sumsel, 4/7/13-29/7/13)*
Dakwah adalah entitas takterpisahkan dari Islam, sebab eksistensi risalah Allah di muka bumi amat bergantung padanya. Dakwah Islamiyah yang berlangsung sejak lebih dari 14 abad yang lalu –untuk mengingatkan manusia akan siapa dirinya, penciptanya, apa tujuan hidupnya, serta berbagai konsekuensinya-- itu masih akan terus berlangsung meski Islam sudah menjadi salah satu agama terbesar di dunia, sebab konfrontasi antara haqq dan bathil akan terus terjadi selama pancang bumi masih kokoh.
Di sisi lain, dakwah juga menjadi tanggungjawab sosial setiap muslim yang dapat berimplikasi pada terciptanya sebuah tatanan masyarakat yang ideal, yaitu masyarakat madani, yang manusianya ta’at menjalankan kehendak Penciptanya. Bahkan menurut M. Natsir dakwah merupakan unsur terpenting dalam membangun sebuah peradaban. Kata Beliau dalam sambutannya terhadap buku terjemahan “Ilmu Da’wah” karya Dr. Abdul Karim Zaidan:
Di sisi lain, dakwah juga menjadi tanggungjawab sosial setiap muslim yang dapat berimplikasi pada terciptanya sebuah tatanan masyarakat yang ideal, yaitu masyarakat madani, yang manusianya ta’at menjalankan kehendak Penciptanya. Bahkan menurut M. Natsir dakwah merupakan unsur terpenting dalam membangun sebuah peradaban. Kata Beliau dalam sambutannya terhadap buku terjemahan “Ilmu Da’wah” karya Dr. Abdul Karim Zaidan:
“Adalah suatu fakta sekarang ini, bahwa da’wah merupakan lapangan yang sangat penting dan utama sekali, baik dilihat dari pandangan agama maupun dari segi pertumbuhan bangsa yang sedang membangun. Makin banyak masyarakat membicarakan pembangunan makin terasa bagaimana ketergantungannya pada manusia, faktor insan yang amat menentukan, apakah akan berhasil ataukah tidak?, sekian baik rencana dan cukup matang pengolahannya namun bergantung pula pada manusia yang akan melaksanakannya, sedang manusia itu adalah untuk muthlak yang tidak dapat dinilai sekedar dari segi ratio dan tenaga saja, tetapi juga dari segi dlamir dan rohaninya. Dalam hal ini Agama Islam memberikan sumbangan yang amat berharga karena dia mengandung ajaran-ajaran yang diperlukan benar oleh bangsa yang sedang membangun. Islam cukup mempunyai manhaj, suatu cara membangun manusia yang akan melaksanakan pembangunan itu. Itulah tujuan da’wah!”[1]
kategori tulisan:
'Aqidah Crisis,
Berita,
esai,
jam'iyyah,
Kristenisasi,
laporan,
Persis,
safari
Saturday, July 6, 2013
Tebar Intelektual Muslim ke Pelosok
Intelektual muslim terlalu banyak menumpuk di kota-kota besar, pelosok jadi sasaran empuk para misionaris.
Desa Tegalrejo Kecamatan Belitang adalah sebuah desa berjarak sekitar 180 km dari kota Palembang, Sumatra selatan yang jika menggunakan kendaraan pribadi dapat ditempuh dengan 5 jam perjalanan (minimal). Desa tersebut hanya dapat diakses melalui satu jalur yaitu jalur yang melalui bnyak desa, hutan, perkebunan karet, dan lain-lain. Karenanya, menyusuri jalan ke desa tersebut seakan melaui jalan takberujung.
Desa Tegalrejo Kecamatan Belitang adalah sebuah desa berjarak sekitar 180 km dari kota Palembang, Sumatra selatan yang jika menggunakan kendaraan pribadi dapat ditempuh dengan 5 jam perjalanan (minimal). Desa tersebut hanya dapat diakses melalui satu jalur yaitu jalur yang melalui bnyak desa, hutan, perkebunan karet, dan lain-lain. Karenanya, menyusuri jalan ke desa tersebut seakan melaui jalan takberujung.
Penduduk desa Tegalrejo umumnya orang-orang perantauan dari jawa tengah & jawa timur. Namanya saja Tegalrejo. Ketika saya mengunjungi desa ini untuk sebuah tugas, saya takmerasa seperti berada di pulau sumatera, tetapi pulau jawa, sebab hampir seluruh penduduknya berbicara khas 'jowo', medok.
kategori tulisan:
'Aqidah Crisis,
ceritaku,
jam'iyyah,
rihlah ijtimaa'iyyah,
safari,
story
Wednesday, May 1, 2013
For You, for a Revolutionary Movement
بسم الله الرحمن الرحيم
catatan ini agak lama saya simpan dalam folder "my notes", kemudian saya copy ke folder "Hima-Himi" saat Farhan menyerahkan flashdisknya untuk diisi berbagai file yang mungkin bisa bermanfaat. folder "Hima-Himi" pun saya ikut copykan bersama folder-folder berisi e-book, file-file kuliah, dan lain-lain* yang sebanyak hampir 2 Gb dari folder "e-library". Entah folder "Hima-Himi" ini sudah dibuka dan dilihat isinya atau belum. Mungkin perlu 'waktu' untuk bisa memahami keseluruhan isi folder yang saya kumpulkan sejak 2009 tersebut untuk memahami perkembangan organisasi ini dari waktu ke waktu, apalagi e-book-e-book berbahasa Arab yang mendominasi ruang file itu sepertinya lebih menarik hati dan menggelitik minat antum untuk memelajarinya.
Akhirnya terinspirasi dari kuliah luar biasa bersama Ust. Atip Latifulhayat, SH, LLM, Ph.D kemarin, saya posting juga catatan ini ke facebook dengan sedikit perubahan. Mudah-mudahan bermanfaat dan menginspirasi 'ke mana kaki menuju' bagi organisasi ini ke depannya...^^"
Organisasi dan Strategi Da’wah
Hima-I Persis komisariat Universitas Padjadjaran
Pada dasarnya organisasi dibutuhkan dalam rangka memanage usaha-usaha dan perangkat-perangkat yang ada demi tercapai suatu tujuan bersama. Karenanya, sebuah organisasi sejatinya akan memanfaatkan berapa pun jumlah subjek yang tergabung di dalamnya dengan memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki setiap subjek tersebut secara maksimal.
Friday, December 21, 2012
Struktural feat Fungsional (belum selesai)
Hima-Himi Persis Unpad (kini) memang bukan organisasi yang ada karena dibutuhkan keberadaannya, tapi merupakan organisasi yang diwariskan dari generasi-generasi sebelumnya. kaderisasi yang gagal membuat idealisme para founding fathers tak terwariskan, hanya nama dan sistem yang tercatat dalam nizham-nizham / qanun-qanun yang diamandemen. padahal unsur terpenting yang mesti diwariskan yaitu esensi dan idealisme perjuangan yang akan melekat dalam diri setiap individu yang bergabung didalamnya, sayangnya yang demikian adalah nihil untuk saat ini. mungkin ada yang menyimpan idealisme semacam itu, penulis tidak bermaksud menjeneralisasi, tetapi 'ada'nya pun bukan hasil dari kaderisasi yang disistematisasikan tadi, ia 'ada' hanya pada orang-orang yang memilih Persis sebagai wasilah, serta ia menemukan sendiri esensi tersebut untuk memperbaiki kerusakan sistem yang ada.
suatu jam'iyyah (organisasi) seyogianya menjadi tempat untuk mengorganisasi amal-amal dalam rangka mencapai tujuan bersama. namun lain halnya kini di Unpad, Unpad seperti memiliki dualisme organ: organ struktural dan organ fungsional. struktural mengikut sistem yang ada yang dibuat para pimpinan-pimpinan di level yang lebih tinggi, sementara fungsional menjalankan fungsi-fungsi esensi atas dasar idealisme
suatu jam'iyyah (organisasi) seyogianya menjadi tempat untuk mengorganisasi amal-amal dalam rangka mencapai tujuan bersama. namun lain halnya kini di Unpad, Unpad seperti memiliki dualisme organ: organ struktural dan organ fungsional. struktural mengikut sistem yang ada yang dibuat para pimpinan-pimpinan di level yang lebih tinggi, sementara fungsional menjalankan fungsi-fungsi esensi atas dasar idealisme
Monday, July 4, 2011
"Persis" Jam'iyyah atau Firqah?????
Salahkah??? (Ketika menentukan pilihan terhadap satu model "Kendaraan" untuk mengantarkan ke "Tujuan")
Jam'iyyah atau Firqah????
Saya senantiasa berusaha untuk memandang segala hal secara objektif, jika saya mengagumi sesuatu, maka kekaguman itu akan berubah menjadi obat peningkat motivasi dan itu jadi inspirasi bagi saya, hal apapun itu dan siapapun itu.
Persis atau Persatuan Islam hanyalah sebuah nama bagi sebuah konsep yang diusung atas dasar kesamaan pola pikir dan tujuan sebagaimana halnya jam'iyyah-jam'iyyah (organisasi) lain. Persis adalah sebuah nama yang mewakili organisasi masa yang mewadahi sekelompok orang yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Persis adalah sebuah ormas Islam seperti halnya NU, Muhammadiyyah, PUI, dan lain-lain yang banyak berkembang di Indonesia tak terkecuali kelompok-kelompok ideologis lainnya baik berskala global maupun nasional. Saya sangat mengagumi cara mereka berjihad, sebab di sini saya menemukan bagaimana agar seseorang tidak mengamalkan ibadah yang sia-sia oleh karena tak mengenal nash-nash shahih sebagai rujukan untuk menjalani kehidupan. Saya tak pernah menemukan pisau analisis setajam orang-orang yang tergabung dalam jam'iyyah ini yang begitu selektif menyoal permasalahan keIslaman baik secara ushuliyyah yang menjadi dasar bagi persoalan furu'iyyah. Seluruhnya diusahakan agar mendekati cara-cara para salafus shalih (generasi terbaik ummat) dalam menghambakan diri kepada Allah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
biarkan terbang
Rabbiy, izinkanlah energi positifMu senantiasa mengalir bersama tiap-tiap sel darah merah dalam tubuhku, melewati setiap milinya sehingga energi itu akan senantiasa mengiringi setiap hela nafas serta serat-serat otot kakiku untuk berlari kencang kemudian terbang mencari cintaMu,,,,

