Thursday, November 10, 2011

Tradisi Ilmiah Islam

Islam sejak dulu memiliki tradisi keilmuan yg sangat tinggi,

Orang Arab memiliki daya memorizing yg tinggi dalam tradisi penyebutan nasab (syajarun nasab) sejak zaman jahiliyyah. Selain itu, kemampuan tersebut semakin bertambah-tambah setelah Islam yang nampak dalam tradisi estafeta penyampaian hadits (yang disebut 'sanad') yang merupakan sumber hukum Islam ke-dua (baca: periwayatan hadits). Para sejarawan di berbagai belahan dunia mengakui bahwa yang demikian merupakan tradisi sejarah lisan yang sangat menakjubkan.

Di antara bukti tradisi keilmuan yang sangat tinggi, juga ditemukan sebuah hadits tentang seorang perempuan yang saking tak ingin melakukan kesalahan dalam beribadah. Seorang shahabiyah di zaman Rasululullah menanyakan berbagai hal mengenai kewanitaan kepada Rasulullah walau ia malu.

Banyak hadits yang meriwayatkan tentang keutamaan proses berfikir (mencari ilmu) ketimbang melakukan ibadah sunnah yang paling utama.

sebuah hadits menyatakan bahwa tinta seorang ulama lebih berharga daripada darah para syuhada.

etika ilmiah pun sangat diperhatikan dalam Islam. periwayatan hadits mnjadi salah satu contohnya.

Islam sangat menjunjung tinggi ilmu. bahkan dikatakan dalam sebuah hadits bahwa keutamaan seorang yang berilmu itu seperti bulan, sedangkan ahli ibadah seperti bintang yang berserakan di sekitar bulan yang cahayanya padam-redup terkalahkan oleh cahaya bulan. saya tidak mengatakan bahwa setiap ilmuwan lebih baik dari pada orang yang jidatY hitam karena rajin shalat, namun hadits tersebut secara tak langsung menuntut seorang muslim untuk beribadah sesuai dengan ilmuY, tidak seperti yahudi dan nasrani yang mengatakan: "anaa ma'a nnaas, ahsanuu wa asaa`uu" (aku bersama kebanyakan orang, baik dalam keadaan benar ataupun salah) atau "kamitsli maa jaa`a min aabaa`inaa" (saya ikuti nenek moyang saya)...

1 comment:

biarkan terbang

Rabbiy, izinkanlah energi positifMu senantiasa mengalir bersama tiap-tiap sel darah merah dalam tubuhku, melewati setiap milinya sehingga energi itu akan senantiasa mengiringi setiap hela nafas serta serat-serat otot kakiku untuk berlari kencang kemudian terbang mencari cintaMu,,,,

Event: Bedah Buku Insists

Event: Bedah Buku Insists
Bedah Buku "Pluralisme Agama, Telaah Kritis Cendekiawan Muslim", Sabtu 19 Oktober 2013 @ Aula Gd. B Fakultas Ilmu Budaya Unpad-Jatinangor